PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN ONLINE CEPAT LANGSUNG DITRANSFER KEREKENING PRIBADI

PINJAMAN UANG TUNAI ONLINE TANPA MENGGUNAKAN JAMINAN APAPUN KHUSUS JABODETABEK (JAKARTA,BOGOR,DEPOK,TANGERANG,BEKASI), YOGYAKARTA,SOLO,MAGELANG,KLATEN,BANDUNG,SURABAYA,SEMARANG,BALI,MAKASSAR(Sulawesi Selatan),PALEMBANG (Sumatera Selatan),LAMPUNG,JAMBI,BALIKPAPAN (Kalimantan Timur) TANPA JAMINAN SEDIKITPUN ,DANA LANGSUNG DI SETUJUI DAN TRANSFER KE REKENING PENGAJU PINJAMAN UANG ONLINE CEPAT BUNGA BERSAHABAT PROSES MUDAH, PINJAMAN UANG TUNAI ONLINE UNTUK KEBUTUHAN MENDESAK

pinjaman dana tanpa jaminan langsung cair pinjaman uang tanpa jaminan dan syarat apapun pinjam uang tanpa jaminan dan kartu kredit pinjaman uang tanpa jaminan online tempat pinjam uang tanpa jaminan pinjaman koperasi tanpa jaminan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat pinjam uang 10 juta, pinjaman uang cepat tanpa jaminan apapun pinjaman rentenir online butuh pinjaman dana pribadi pinjaman rentenir tanpa jaminan pinjaman dana tunai tanpa agunan non bank kta non bank butuh pinjaman dana bank maupun non bank pinjaman dana tanpa jaminan tanpa kartu kredit

Butuh Dana 2juta hingga 20juta tenor 6 bulan jingga 20bulan, KLICK gambar di bawah ini

PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN HINGGA 20JUTA TENOR 20BULAN PROSES CEPAT TUNAIKU KODE AGEN UANG10JT VIA WEBSITE

Thursday, September 6, 2018

Apa itu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Apa Fungsi, Tujuan dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan

| Thursday, September 6, 2018
Apa itu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Apa Fungsi, Tujuan dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan.
Apa itu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Apa Fungsi, Tujuan dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan

OJK dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK dalam pengaturan dan pengawasan pasar modal dan lembaga keuangan, serta menggantikan peran Bank Indonesia dalam pengaturan dan pengawasan bank, serta untuk melindungi konsumen industri jasa keuangan.

Secara umum, lingkup pengawasan yang menjadi tugas dan tanggungjawab OJK lebih luas dibandingkan dengan Bank Indonesia yang hanya mengawasi perbankan saja.

Fungsi, Tujuan, Tugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

  • Fungsi Dari Otoritas Jasa Keuangan.
OJK berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan.
Fungsi, Tujuan, Tugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK)-Pinjaman uang online-Aplikasi Pinjol

 Misi dari  Otoritas Jasa Keuangan.

  1. Mewujudkan terselanggaranya seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel.
  2. Mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil.
  3. Melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat pengguna jasa keuangan.

Tujuan Pembentukan Otoritas Jasa Keuangan.
  1. Tercapainya seluruh pelaksanaan kegiatan jasa keuangan secara teratur, adil, transparan dan akuntabel.
  2. Tercapainya pelaksanaan kegiatan jasa keuangan dengan sistem keuangan yang tumbuh secara berkesinambungan.
  3. Tercapainya perlindungan terhadap kepentingan konsumen dan masyarakat penguna jasa keunagan.
  • Tugas Dari Otoritas Jasa Keuangan.
Tugas OJK adalah melaksanakan pengaturan dan pengawasan terhadap:
  1. Kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan,
  2. Kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal,
  3. Kegiatan jasa keuangan di sektor Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, Penggadaian, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
Berikut ini adalah rincian domain tugas dan fungsi OJK, termasuk wewenang dan upaya yang dilakukan demi tercapainya tujuan utamanya, yakni pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi pada kegiatan sektor jasa keuangan:

  • 1. Menerbitkan Aturan dan Perintah kepada Bank dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Indonesia
Kendati sifat OJK adalah lembaga independen, OJK tetaplah lembaga milik pemerintah Indonesia yang fungsi utamanya berkutat pada aturan dan perintah pada instansi-instansi yang di bawahnya. Penerbitan peraturan dan pemberian perintah ini dapat berbentuk tertulis maupun pengelolaan statuter.

Lingkup penerbitan aturan dan perintah pada bank dan IKNB oleh OJK sangat luas, mulai dari peraturan secara umum, pengawasan dan pelaksanaan, hingga Standard Operating Procedure atau SOP kegiatan apapun yang terkait dengan jasa keuangan. Bila kita melihat banyaknya laporan keuangan yang terdaftar pada situs IDX yang bekerja sama erat dengan OJK, maka itulah contoh bukti terlaksananya pengaturan penawaran saham perdana oleh OJK sebagai kegiatan yang terkait dengan jasa keuangan.

Untuk memastikan pengawasan yang lebih menyeluruh, OJK bukan hanya berhenti pada penetapan aturan tertulis, namun juga mengatur tentang tata cara pengelolaan statuter. Tidak sekadar ada tata caranya, namun penunjukan atau pemberhentian statuter tertentu juga menjadi tugas dan tanggungjawab OJK sebagai lembaga yang memastikan kegiatan terkait keuangan di negara Indonesia menjadi lebih terarah dan terstruktur.

  • 2. OJK Sebagai Pengawas “Dua-Arah”
Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas “dua-arah”, lingkup tugas dan fungsi OJK adalah mengawasi sektor perbankan dan masyarakat secara keseluruhan. Secara umum, pengawasan “dua-arah” pada bank maupun masyarakat Indonesia terkait dengan fungsi inti OJK itu sendiri, yakni sebagai pengawas kegiatan apapun yang terkait keuangan.

Sebagai badan usaha, bank memiliki rasio sebagai pengukuran kinerjanya, yakni rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Sebagai lembaga terpercaya di kalangan masyarakat untuk memberikan kredit pinjaman, bank juga memiliki laporan aliran pinjaman yang didukung dengan sistem informasi perbankan dan data BI Checking. Bersamaan dengan laporan keuangan yang ada pada situs resmi IDX, OJK menggunakannya untuk mengawasi kesehatan keuangan perbankan.

Meskipun masyarakat Indonesia memiliki latar belakang yang berbeda-beda, kenyataannya kegiatan masyarakat Indonesia pun tidak lepas dari uang, sehingga di sinilah peran OJK sebagai pengawas kegiatan apapun yang melibatkan perputaran keuangan. Dalam hal tanggungjawab keuangan pada masyarakat, adalah tugas OJK untuk memberikan perlindungan pada masyarakat atau mengawasi tindakan masyarakat selama terkait dengan keuangan dan diatur dalam Undang-Undang OJK.

Fungsi dan tugas OJK sebagai pengawas “dua-arah” juga melibatkan kerja sama dengan bank dan masyarakat. Dalam hal ini, OJK menjalankan fungsi dan tugasnya dengan memberikan edukasi-edukasi terkait literasi keuangan, termasuk cara-cara menanggulangi kejahatan di dunia keuangan seperti praktik money laundry atau sejenisnya, sehingga kesadaran bank maupun masyarakat akan uang negara makin meningkat.

  • 3. Memberlakukan Sanksi Sebagaimana Diperlukan
Lembaga keuangan pemerintah seperti OJK bukan hanya ada sebagai pembuat peraturan atau pengawas saja. Lagipula, negara tidak akan maju apabila tidak ada sanksi tegas yang membuat institusi jera melakukan perbuatan yang merugikan negara.

OJK tidak main-main dalam memberlakukan sanksi pada lembaga atau perusahaan yang mencoba melanggar peraturan atau peringatan tertulis dari OJK. Sebagaimana OJK berperan memberikan ijin perusahaan untuk berdiri atau mengajukan penawaran saham perdana, OJK juga berwenang untuk memberhentikan perusahaan secara total, khususnya apabila tujuan perusahaan tidak sesuai dengan tujuan keuangan negara.

Sanksi administratif merupakan wujud nyata pemberlakuan sanksi bagi perusahaan yang terbukti membandel dari peraturan OJK. Seperti namanya, sanksi administratif OJK berwujud denda, yang akan berbuntut pada permasalahan hukum lebih lanjut apabila tagihan denda OJK tidak kunjung dibayarkan perusahaan.

Dalam tingkat pelanggaran peraturan yang telah dibuat OJK tertentu, surat-surat terkait ijin usaha yang bersangkutan juga dapat dicabut atau dibekukan. Nama perusahaan dan detail pelanggarannya juga diumumkan secara terbuka pada situs resmi OJK dan Hukumonline, situs yang memuat mengenai persoalan hukum, sehingga sanksi yang bikin malu perusahaan pelaku ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan transaksi keuangan yang beredar pada masyarakat.

Apa itu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Apa Fungsi, Tujuan dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan-Bila kita lihat pada ketiga poin di atas, kita tahu OJK mirip dengan BI dalam hal mengawasi hal-hal terkait dengan keuangan. Hanya saja, lingkup tugas dan fungsinya lebih besar dari sekadar pengawasan. Selain itu, tugas dan fungsi OJK tidak hanya berkutat soal bank, namun juga mencapai IKNB dan perusahaan-perusahaan di sektor lainnya yang terdapat di Indonesia.

Related Posts

No comments:

Post a Comment

This Blog is protected by DMCA.com