PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN ONLINE CEPAT LANGSUNG DITRANSFER KEREKENING PRIBADI

PINJAMAN UANG TUNAI ONLINE TANPA MENGGUNAKAN JAMINAN APAPUN KHUSUS JABODETABEK (JAKARTA,BOGOR,DEPOK,TANGERANG,BEKASI), YOGYAKARTA,SOLO,MAGELANG,KLATEN,BANDUNG,SURABAYA,SEMARANG,BALI,MAKASSAR(Sulawesi Selatan),PALEMBANG (Sumatera Selatan),LAMPUNG,JAMBI,BALIKPAPAN (Kalimantan Timur) TANPA JAMINAN SEDIKITPUN ,DANA LANGSUNG DI SETUJUI DAN TRANSFER KE REKENING PENGAJU PINJAMAN UANG ONLINE CEPAT BUNGA BERSAHABAT PROSES MUDAH, PINJAMAN UANG TUNAI ONLINE UNTUK KEBUTUHAN MENDESAK

pinjaman dana tanpa jaminan langsung cair pinjaman uang tanpa jaminan dan syarat apapun pinjam uang tanpa jaminan dan kartu kredit pinjaman uang tanpa jaminan online tempat pinjam uang tanpa jaminan pinjaman koperasi tanpa jaminan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat pinjam uang 10 juta, pinjaman uang cepat tanpa jaminan apapun pinjaman rentenir online butuh pinjaman dana pribadi pinjaman rentenir tanpa jaminan pinjaman dana tunai tanpa agunan non bank kta non bank butuh pinjaman dana bank maupun non bank pinjaman dana tanpa jaminan tanpa kartu kredit

Butuh Dana 2juta hingga 20juta tenor 6 bulan jingga 20bulan, KLICK gambar di bawah ini

PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN HINGGA 20JUTA TENOR 20BULAN PROSES CEPAT TUNAIKU KODE AGEN UANG10JT VIA WEBSITE

Monday, September 3, 2018

Rupiah Masih Tertekan Peningkatan Permintaan Dolar

| Monday, September 3, 2018
Jakarta, CNN Indonesia -Rupiah Masih Tertekan Peningkatan Permintaan Dolar-Pinjamuangonlinetanpajaminan.tk- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.735 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Senin (3/9).
Rupiah Masih Tertekan Peningkatan Permintaan Dolar

Posisi ini melemah dari posisi akhir pekan lalu Rp14.725 per dolar AS.
Sejalan dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia juga melemah, mulai dari won Korea Selatan melemah 0,35 persen dan ringgit Malaysia minus 0,29 persen.


Lalu, baht Thailand minus 0,11 persen, peso Filipina minus 0,09 persen, dan dolar Singapura minus 0,06 persen. Begitu pula dengan mata uang utama negara maju, seluruhnya kompak melemah dari mata uang Negeri Paman Sam, seperti poundsterling Inggris melemah 0,29 persen dan rubel Rusia minus 0,29 persen.

Kemudian, dolar Kanada minus 0,21 persen, dolar Australia minus 0,1 persen, franc Swiss minus 0,09 persen, dan euro Eropa minus 0,05 persen.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan pelemahan rupiah terus berlanjut karena permintaan pasar terhadap dolar AS masih meningkat.

"Kembali meningkatnya permintaan dolar AS akan membuat pergerakannya cenderung meningkat dan berimbas pada melemahnya rupiah," ucap Reza, Senin (3/9).

Menurutnya, pasar kian meningkatkan permintaan dolar AS karena kekhawatiran terhadap perang dagang AS dengan sejumlah mitra dagangnya terus berlanjut, khususnya dengan China.

"Pelaku pasar juga mengkhawatirkan kondisi yang sama akan diberlakukan oleh Uni Eropa. Sementara, dari dala negeri masih minim sentimen positif sehingga rupiah pun kembali terdepresiasi," katanya.

Sumber informasi: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180903090331-78-327039/rupiah-masih-tertekan-peningkatan-permintaan-dolar

Related Posts

No comments:

Post a Comment

This Blog is protected by DMCA.com